Demi masa {1} Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian {2} kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran {3} (Q.S Al-Ashr ayat 1-3) . August 2012 ~ ROHIS SMANTIG

ROHIS IKHWAN

Bersatu dan tingkatkan ukhuwah islamiyah menuju masa depan hakiki

ROHIS AKHWAT

Bersatu dan tingkatkan ukhuwah islamiyah menuju masa depan hakiki.

As-Shalatu Jami'ah

Bersatu dan tingkatkan ukhuwah islamiyah menuju masa depan hakiki.

Pelatihan TKBR

Bersatu dan tingkatkan ukhuwah islamiyah menuju masa depan hakiki

Tarbiyah

Bersatu dan tingkatkan ukhuwah islamiyah menuju masa depan hakiki

Smantig

Bersatu dan tingkatkan ukhuwah islamiyah menuju masa depan hakiki

Sunday, August 5, 2012

Perbedaan antara Infaq dan Shodaqoh

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين, والصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :

Perbedaan Antara Infaq Dan ShodaqohPertanyaan : Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

Saya pria berkeluarga dengan 1 anak, mau bertanya perihal infaq dan sedekah serta wanita berjilbab.
1. Apa perbedaan infaq dan sedekah?
2. Siapa sajakah pihak / orang yang berhak menerima infaq dan sedekah (dari urutan pertama yang paling prioritas dan seterusnya, dan apakah bisa disamakan dengan pihak yang berhak menerima zakat?). Mohon ditunjukkan dalilnya.
3. Karena kami masih tinggal bersama orang tua, tiap bulannya kami menyisihkan penghasilan kami kepada orang tua, apakah ini termasuk sedekah?
4. Saya punya bibi yang butuh bantuan dana tiap bulannya, tapi saya malah sedekah kepada anak yatim yang tidak saya kenal (melalui Yayasan Yatim Mandiri Jawa Timur), apakah ini sudah benar menurut tuntunan islam?

Assalamualaikum warahmatullah wabarakatuh

Dino
Kediri, Jatim

Jawaban : Walaikum salam warahmatullah wabarakatuh

- Perbedaan Infaq dan Shodaqoh.

Secara makna, infaq dan shodaqoh adalah sama. karena kedua-duanya sama-sama digunakan untuk amalan wajib dan sunnah. Allah berfirman :

وَلَا يُنْفِقُونَ نَفَقَةً صَغِيرَةً وَلَا كَبِيرَةً وَلَا يَقْطَعُونَ وَادِيًا إِلَّا كُتِبَ لَهُمْ لِيَجْزِيَهُمُ اللَّهُ أَحْسَنَ مَا كَانُوا يَعْمَلُونَ

Artinya : "dan mereka tiada menafkahkan suatu nafkah yang kecil dan tidak (pula) yang besar dan tidak melintasi suatu lembah, melainkan dituliskan bagi mereka (amal saleh pula) karena Allah akan memberi balasan kepada mereka yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan. " (QS At-Taubah : 121)

Allah juga berfiman :

وَآتُوا النِّسَاءَ صَدُقَاتِهِنَّ نِحْلَةً

Artinya : "Berikanlah maskawin (mahar) kepada wanita (yang kamu nikahi) sebagai pemberian dengan penuh kerelaan." (QS An-Nisa' : 4)

Pada dua ayat diatas, Allah menyebut kedua-duanya untuk amalan wajib dan sunnah.

- Pihak yang berhak menerima sedekah/infaq.

Pertama : yang paling berhak adalah keluarga (istri dan anak-anak). Allah berfirman :

وَعَلَى الْمَوْلُودِ لَهُ رِزْقُهُنَّ وَكِسْوَتُهُنَّ بِالْمَعْرُوفِ

Artinya : "Dan kewajiban ayah memberi makan dan pakaian kepada para ibu dengan cara ma'ruf." (QS Al-Baqoroh : 233)

Juga firman-Nya :

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

Artinya : "(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka. " (QS Al-Baqoroh : 3)

Jumhur (kebanyakan) ulama mengatakan dalam hal nafkah : nafkah disini meliputi nafkah wajib kepada keluarga, anak-anak dan kerabat-kerabat serta meliputi shodaqoh mustahabbah (sunnah). (Sumber Tafsir Al-Mannar)

Sabda Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- pada haji wada' :

اتقوا الله في النساء، فإنهن عوان عندكم، أخذتموهن بأمانة الله ، واستحللتم فروجهن بكلمة الله ، ولهن عليكم رزقهن وكسوتهن بالمعروف

Artinya : "bertakwalah kepada Allah pada istri-istri kalian. karena sesungguhnya mereka berada dalam tanggungan kalian. kalian telah mengambil mereka dengan (sebagai) amanah dari Allah, dan kalian telah halalkan mereka untuk kalian dengan nama Allah. dan hak mereka atas kalian adalah nafkah sandang pangan dengan cara yang baik." (HR Muslim dan Abu Daud)

Kedua : keluarga termasuk ayah dan ibu.

Sebagaimana firman Allah :

الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِالْغَيْبِ وَيُقِيمُونَ الصَّلَاةَ وَمِمَّا رَزَقْنَاهُمْ يُنْفِقُونَ

Artinya : "(yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib, yang mendirikan shalat, dan menafkahkan sebahagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka. " (QS Al-Baqoroh : 3)

Ketiga : kerabat-kerabat yang tidak mampu. sesuai tafsir ayat diatas. karena setiap orang menanggung dan diwajibkan atas nafkah keluarganya dan yang paling dekat dan terdekat.

- 8 asnaf (pihak) penerima zakat.

Allah berfirman :

إِنَّمَا الصَّدَقَاتُ لِلْفُقَرَاءِ وَالْمَسَاكِينِ وَالْعَامِلِينَ عَلَيْهَا وَالْمُؤَلَّفَةِ قُلُوبُهُمْ وَفِي الرِّقَابِ وَالْغَارِمِينَ وَفِي سَبِيلِ اللَّهِ وَابْنِ السَّبِيلِ فَرِيضَةً مِنَ اللَّهِ وَاللَّهُ عَلِيمٌ حَكِيمٌ

Artinya : "Sesungguhnya zakat-zakat itu, hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para mu'allaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan untuk mereka yang sedang dalam perjalanan, sebagai suatu ketetapan yang diwajibkan Allah, dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana." (QS At-Taubah : 60)

Allah menentukan 8 pihak yang berhak menerima zakat. orang fakir, miskin, pengurus zakat, mu'allaf, untuk memerdekakan budak, yang berhutang, untuk yang dijalan Allah dan yang bepergian yang kehabisan bekal.

akan tetapi makna dari orang fakir dan yang lainnya sendiri adalah umum yang meliputi orang fakir dari keluarga dan kerabat, dan orang fakir dari luar keluarga. begitu juga seterusnya. maka orang fakir dari orang-orang terdekatlah yang diutamakan dari pada orang lain. bagaimana mungkin seseorang mengurus orang lain sedangkan keluarganya tidak diurus sama sekali?!

Maka ulama sepakat, bahwa paling dekat diutamakan. dan yang paling dekat bagi seorang adalah istri dan anak-anaknya, ayah dan ibu, serta saudara-saudara yang paling dekat dan terdekat.

- Menyisihkan sebagian penghasilan untuk orang tua.

Ketika anda menyisihkan sebagian penghasilan anda untuk ayah ibu anda, maka anda telah melaksanakan shodaqoh wajib, karena setelah anda menikah anda juga memiliki tanggungan atas orang tua anda (lihat perkataan jumhur ulama tentang nafkah wajib diatas).

- Yang paling dekat kemudian yang terdekat.

Ketika anda mempunyai saudara yang membutuhkan bantuan anda, sedangkan anda mampu, akan tetapi anda tidak membantunya malah membantu orang jauh, maka sebaiknya anda memprioritaskan orang-orang terdekat terlebih dahulu dari pada yang lainnya (lihat penjelasan tentang 8 pihak yang berhak menerima zakat diatas).

Jika anda telah terdaftar sebagai donatur salah satu yayasan yatim piatu, maka anda bisa menjelaskan kepada pihak yayasan tentang keadaan kerabat anda. dan jika anda diberi kelebihan lagi dari rezeki anda, maka anda dapat menjadi donatur bagi kedua-duanya.

Sumber : http://www.artikelislami.com/2010/07/perbedaan-antara-infaq-dan-shodaqoh.html

Apakah Allah Mengampuniku ???

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين, والصلاة والسلام على أشرف المرسلين. أما بعد :
Apakah Allah Akan MengampunikuPertanyaan : Assalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Saya pernah mengucapkan sumpah demi Allah, akan tetapi terhadap suatu kebohongan (karena latah). Setelah saya sadar saya salah dan langsung saya istighfar & bertobat apakah saya diampuni? Mohon pencerahannya,karena saat ini saya sedang ketakutan, takut Allah tidak mengampuni saya.

Minta doanya juga ya Bu/Pak Ustad.

Terima kasih,sebelum dan sesudahnya.

Wassalammualaikum Warahmatullah Wabarakatuh

Resti, Bekasi

Jawaban : Wa'alaikum salam warahmatullah wabarakatuh

Segala puji hanya milik Allah, selawat serta salam senantiasa tercurah kepada Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam-.

Janganlah ragu ketika kita melakukan kesalahan baik yang disengaja atau yang tidak disengaja, kemudian meminta ampun kepada Yang Maha Kuasa, bahwa permohonan maaf itu telah diterima jika kita sungguh-sungguh menyesalinya dan berusaha tidak mengulanginya. karena kita tidak meminta maaf kepada seseorang yang memiliki rasa jengkel dan dendam, akan tetapi kita meminta maaf kepada Dzat yang Maha Pengampun. Allah berfirman :

وَالَّذِينَ إِذَا فَعَلُوا فَاحِشَةً أَوْ ظَلَمُوا أَنْفُسَهُمْ ذَكَرُوا اللَّهَ فَاسْتَغْفَرُوا لِذُنُوبِهِمْ وَمَنْ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا اللَّهُ وَلَمْ يُصِرُّوا عَلَى مَا فَعَلُوا وَهُمْ يَعْلَمُونَ

Artinya : "Dan (juga) orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon ampun terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain dari pada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui." (QS Ali Imran : 135)

Dan Rosulullah -sholallahu 'alaihi wasallam- bersabda :

قَالَ إِبْلِيسُ: يَا رَبِّ وَعِزَّتِكَ لَا أَزَالُ أُغْوِي عِبَادَكَ مَا دَامَتْ أَرْوَاحُهُمْ فِي أَجْسَادِهِمْ، فَقَالَ اللَّهُ تعالى: وَعِزَّتِي وَجَلَالِي لَا أَزَالُ أَغْفِرُ لَهُمْ مَا اسْتَغْفَرُونِي

Artinya : "Iblis berkata : wahai Robbku dengan keperkasaanMu, aku akan tetap mengganggu hamba-hambaMu selama ruh-ruh mereka masih dalam jasad-jasad mereka. kemudian Allah berkata : dan dengan keperkasaanKu dan kemuliaanKu, Aku akan tetap mengampuni mereka selama mereka meminta ampun kepadaKu." (HR Ahmad)

Sumber : http://tanya.artikelislami.com/2012/02/apakah-allah-akan-mengampuniku.html

Lintas Ramadhan

Bismillahirrahmanirrahim
Assalamu Alaikum Wr.Wb
Maaf sebelumnya gan,udah lama nih admin nggak pernah update blog ini,jadi sekarang admin mau kasi tahu bahwa syukran kasiran karena baru-baru ini telah terlaksana program rohis yang termasuk dalam agenda safarai ramadhan rohis 2011/2012 yaitu buka puasa bersama with anak-anak  panti asuhan darussalam muhammadiyah sengkang ,diamna acara ini bernama ( sorry gan ,namanya agak lucu n nge'artis dikit ) " Just In Buber " pada tanggal15 ramadhan 1433 H di mesjid Darul Arqam ( Persis sama nama ketua panita kegiatan ) yang diketua oleh si Darul,acaranya seru n muantap banget gan,berikut dokumentasinya 







Inilahhasil dokumnteasinya Gan,Oh iya acara inimerupakan salah satu bentuk kegiatan silaturahmu jga gan untuk perngurus rohis itu sendiri dengan pembina smantig,penghuni panti sosial itu sendiri.Dan beberapa hari sebelum kegiatan ini berlangsung kita juga melaksanak sebelumnya salah satu kegiatan ramadhan rohis juga yakni GMB atau " Gerakan Masyarakt Berinfaq " dan dimana para panitia divisi lapangan terjun langsung ntuk memnita infaq dari masyarakat kota sutera untuk dikumpulkan dan didonasikan langsung untuk kegiatan ini dan untuk panti sosial itu sendiri untuk dikeloloa.Jadi mav ya gan mungkin banyak kegiatan rohis yang telah berlangsung namun admin nggak pernah update jdi insya Allah adminakan unggah semua deh dokumentasinya.and thanks buat Allah SWT dan para panita karena telah membantu kelancaran kegiatan ini Wassalam